EO Community : Komunitas Event Organizer Indonesia | Meet, Share & Discuss |



Post Reply 
 
Thread Rating:
  • 0 Votes - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
 
Parah, Mengungkap Bisnis Seks Dipenjara, SCTV Dilarang Tayang Oleh Seorang Menteri
 
Share to: Facebook Twitter StumbleUpon Send
 to Google Buzz Send to LinkedIn
Author Message
copilot Offline
๑۩۩»»ÉÖcer's««۩۩๑
EOcer's

Posts: 47
Joined: Oct 2010
Reputation: 2
  

 
Post: #1
Parah, Mengungkap Bisnis Seks Dipenjara, SCTV Dilarang Tayang Oleh Seorang Menteri
(13/10/2010)[Image: image_thumb%5B2%5D.png?imgmax=800]

Jakarta - berita laporan investigasi Sigi dilarang tayang telah sampai ke telinga Komisi Penyiaran Indonesia (KPI). Guna mengetahui masalah dengan semakin jelas, KPI ingin memanggil SCTV selaku stasiun televisi yang mempunyai acara itu.

"KPI ingin cek dahulu, benar atau tidaknya, kita mau panggil SCTV," kata anggota KPI Pusat, Yazirwan Uyun, Kamis (14/10).

Yazirwan menjelaskan tiada ada satupun instansi yang dapat melarang suatu berita supaya tidak disiarkan sepanjang isinya tiada bertentangan dengan aturan.

"KPI juga tidak dapat melarang jikalau tiada terdapat hal yang dilanggar. KPI memiliki batasan pula," tambahnya.

Seperti diberitakan, lantaran intervensi seorang menteri via pemilik SCTV, liputan investigasi Sigi tidak berhasil tayang tadi malam.

Seorang menteri Kabinet Indonesia Bersatu II dikabarkan terusik karena materi hasil liputan investigasi bertajuk Bisnis Seks di Balik Jeruji Penjara tersebut.

Program investigasi Sigi yang mengungkap kebobrokan lain di lembaga pemasyarakatan tersebut sedianya disiarkan tadi malam (13/10/2010). Tetapi, intervensi sang menteri lewat pemilik stasiun swasta nasional tersebut menjadikan acara itu tidak berhasil ditayangkan.

Sementara ini, pengelolaan penjara menjadi sorotan publik karena sangat banyak persoalan yang meyeruak di lembaga yang bernaung di bawah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia tersebut.

Selain tiada mendatangkan efek jera, masyarakat umum murka karena tahanan malah makin menumbuh suburkan praktik kejahatan yang diperkirakan melibatkan para pengelolalanya. Misalnya, penjara jadi tempat penjualan malahan produksi narkoba.

Tak ayal, Produser Eksekutif Program Khusus Liputan 6 SCTV Henry Sianipar mengemukakan kekecewaannya. Sebagai jurnalis, hati Henry tidak terima diperlakukan semacam ini. Dia pun mengemukakan kegundahannya tersebut di situs jejaring sosial Facebook. Berikut kutipannya:

MOHON MAAF, JIKA ADA KAWAN-KAWAN YANG MENUNGGU TAYANGAN KHUSUS SIGI : BISNIS SEKS DIBALIK JERUJI PENJARA!!! KAMI DIPAKSA UNTUK TIDAK MENAYANGKAN MALAM INI, DENGAN ALASAN YANG TIDAK JELAS!!! SUSAH UNTUK BERKATA SAAT INI, KARENA NURANI JURNALISTIK SAYA TERGUNCANG!!!!!!!!!!.


11-06-2010 03:15 PM
Find all posts by this user Quote this message in a reply

Post Reply 


Possibly Related Threads...
Thread: Author Replies: Views: Last Post
  Jawaban Hanung Atas Aksi FPI Tolak Penayangan Filmnya di SCTV eocfans 1 1,133 08-29-2011 10:22 AM
Last Post: adihartono
  SCTV Diharapkan Makin Mampu Tangkap Pesan Zaman RezKrokolatoz 0 735 08-25-2011 06:13 AM
Last Post: RezKrokolatoz
  Setir Sambil Telepon, Bakal Dipenjara Pradukun 8 2,039 07-18-2011 07:55 PM
Last Post: adihartono
  Ratusan TKW Asal Kalimantan Dipenjara di Arab Pradukun 4 1,356 07-02-2011 01:45 PM
Last Post: Pradukun