EO Community : Komunitas Event Organizer Indonesia | Meet, Share & Discuss |



Post Reply 
 
Thread Rating:
  • 1 Votes - 4 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
 
Pamor Naik, RI Masuk Radar Investasi Dunia
 
Share to: Facebook Twitter StumbleUpon Send
 to Google Buzz Send to LinkedIn
Author Message
Gogol_HT Offline
๑۩۩»»ÉÖÇ««۩۩๑
*

Posts: 14,335
Joined: Oct 2010
Reputation: 4899
  

 
Post: #1
Pamor Naik, RI Masuk Radar Investasi Dunia
Perekonomian yang membaik menjadi alasan investor asing tertarik menanamkan modal.

[Image: 66229_gedung_pekantoran_di_kawasan_kunin...00_225.jpg]

VIVAnews - Komite Ekonomi Nasional memperkirakan investasi di Indonesia akan terus membaik pada 2011. "Aktivitas dan aliran modal asing akan terus meningkat di Indonesia," ujar anggota Komite Ekonomi Nasional, Purbaya Yudhi Sadewa di Jakarta, Senin, 20 Desember 2010.

Menurut Yudhi, ada sejumlah alasan mengapa investor asing semakin tertarik menanamkan modal di Indonesia. Beberapa di antaranya adalah kondisi perekonomian yang terus membaik, suku bunga rendah, pertumbuhan ekonomi yang meningkat, pasar yang besar, serta stabilitas sosial politik yang tinggi. Apalagi, peringkat utang Indonesia tampaknya semakin mendekati peringkat invesment grade.

Komite Ekonomi menekankan sesungguhnya keberhasilan negeri ini mengatasi krisis perekonomian global 2008/2009 telah menaikkan pamor Indonesia di mata investor dunia. "Ini bisa terlihat dari kondisi pasar modal Indonesia yang tiba-tiba menjadi menarik perhatian dan masuk dalam radar investor internasional."

Tak heran bila kemudian pasar modal di Indonesia mengalami kenaikan signifikan. Bahkan, tatkala Indonesia dapat menunjukkan pertumbuhan ekonomi yang berkesinambungan semakin banyak investor asing yang masuk ke pasar modal Indonesia.

Menjelang akhir 2010, indeks harga saham gabungan (IHSG) juga telah menembus 3500, bahkan pada 19 November 2010 IHSG berhasil naik ke level 3724 atau naik 46,98 persen dibandingkan dengan level terakhir 2009. Kinerja IHSG ini merupakan salah satu yang tertinggi du dunia.

Alihkan ke Sektor Riil

"Tantangan yang perlu dipecahkan saat ini adalah bagaimana mengalirkan modal asing masuk ke sektor produksi atau sektor riil," kata Yudhi.

Caranya, menurut dia, Indonesia hanya tinggal memperbaiki dan menyempurnakan infrastruktur. Jika sebelum akhir tahun depan infrastruktur sudah siap, maka Indonesia sudah siap masuk investment grade. Dengan pertimbangan ini, Yudhi optimistis investasi akan tumbuh 13,4 persen pada 2011.

Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Gita Wirjawan malah lebih optimistis ketimbang Komite Ekonomi Nasional. Gita menargetkan investasi asing dan dalam negeri di Indonesia tahun depan akan mencapai Rp230 triliun. Meski targetnya lebih tinggi, yakni tumbuh 15 persen, Gita mengatakan, "Target ini tidak muluk-muluk."

Untuk mencapai target itu, BKPM akan mendorong penanaman modal untuk pembangunan infrastruktur, khususnya di luar pulau Jawa. Selain itu, Gita akan mendorong peran investor domestik lebih meningkat ketimbang investor asing, kendati nilai investasi keduanya terus meningkat.

"Tahun ini, porsi investasi domestik sudah meningkat menjadi 25-30 persen dibanding lima tahun sebelumnya rata-rata 20 persen," kata Gita.

Salah satu investor domestik yang kemarin mengumumkan akan menanamkan modal tahun depan adalah Group Barito Pasific. Melalui PT Chandra Asri, Barito akan menginvestasikan dana US$100 juta atau Rp900 miliar untuk membangun pabrik butadiene berkapasitas 100 ribu ton di Cilegon – Banten.

“Kami telah mendapat lisensi dari BASF untuk memproduksi butadiene pertama di Indonesia ini. Seluruh biaya investasi bersumber dari dana internal Chandra Asri," kata Direktur PT Petrokimia Butadiene Indonesia, Suhat Miyarso di Jakarta, 20 Desember 2010.

Chandra Asri saat ini masih memiliki kapasitas produksi 600 ribu ton. Produksinya antara lain produsen propilena, etilena, dan polietilena. Sementara PT Tri Polyta Indonesia Tbk, perusahaan yang merger dengan Chandra Asri menghasilkan 360 ribu ton polipropilena per tahun.

"Ground breaking pembangunan pabrik akan dilaksanakan pada Juni 2011," kata Suhat. Proses pembangunan pabrik diperkirakan memakan waktu dua tahun, sehingga operasional pabrik dapat dilakukan pada kuartal kedua 2013.

Butadiene merupakan bahan dasar yang digunakan sebagai bahan pembuatan karet sintetis yang merupakan komponen untuk industri ban kendaraan. Kebutuhan butadiene Indonesia terutama industri otomotif Indonesia masih diimpor dari luar negeri, terutama dari Korea dan Jepang.

Investasi menjadi salah satu andalan utama bagi Indonesia untuk mengejar target pertumbuhan ekonomi 7 persen. "Kami berharap pengusaha berlomba-lomba berinvestasi untuk mendorong pertumbuhan, sekaligus menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar," kata Ketua Komite Ekonomi Nasional Chairul Tanjung di Jakarta, 20 Desember 2010.

Untuk meningkatkan investasi, Chairul menekankan agar bangsa Indonesia jangan hanya berpikir mengekspor barang mentah. Jika memiliki tambang batu bara, jangan batu baranya yang diekspor, melainkan energi atau gasnya. Begitu pula jika memiliki kelapa sawit, jangan minyak sawit mentahnya melainkan sudah melalui satu atau dua proses terlebih dulu.

"Jadi, produk tersebut memiliki nilai tambah dan membuka lapangan kerja baru," ujarnya.

Didukung oleh investasi, konsumsi dan ekspor, Komite Ekonomi memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2011 akan mencapai 6,4 persen dengan laju inflasi sekitar 6,0-6,5 persen. "Dengan pertumbuhan tersebut, total output perekonomian Indonesia akan mencapai Rp7.726 triliun atau sekitar US$858,4 miliar," kata Yudhi Sadewa. (hs)


• VIVAnews


12-21-2010 08:05 PM
Find all posts by this user Quote this message in a reply

Post Reply 


Possibly Related Threads...
Thread: Author Replies: Views: Last Post
Wink BBM Naik, Semuanya Pun Ikut Naik info_terbaik 2 1,467 06-21-2013 11:30 AM
Last Post: Xologist
  Masih Berpegang Data Radar, Pencarian Sukhoi Fokus Di Kawah Ratu black_roses 2 1,302 05-13-2012 11:01 PM
Last Post: aradea
  HEBAT !!! Akhirnya Indonesia masuk ke Negara Terkorup Ke Empat di Dunia Gogol_HT 5 2,296 11-04-2011 03:27 PM
Last Post: eocfans
  Waria Pemilik Salon menggegerkan dunia karna Naik Haji Pradukun 2 2,380 10-23-2011 12:44 PM
Last Post: ivanweweh