EO Community : Komunitas Event Organizer Indonesia | Meet, Share & Discuss |



Thread Closed 
 
Thread Rating:
  • 0 Votes - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
 
Lewat Sudirman-Thamrin, Taksi dan Ojek Bayar
 
Share to: Facebook Twitter StumbleUpon Send
 to Google Buzz Send to LinkedIn
Author Message
warungvideo Offline
๑۩۩»»ÉÖcer's««۩۩๑
EOcer's

Posts: 298
Joined: Oct 2010
Reputation: 40
  

 
Post: #1
Lewat Sudirman-Thamrin, Taksi dan Ojek Bayar
Jalan berbayar atau electronic road pricing (ERP) akan diterapkan di empat jalan di DKI.
[Image: 64226_taksi_di_jakarta_300_225.jpg]

VIVAnews - Jalan berbayar atau electronic road pricing (ERP) akan diterapkan di empat jalan di Jakarta. Keempatnya adalah, Jalan Sudirman, Thamrin, Rasuna Said dan Kota Tua.

Kawasan jalan ini nantinya akan dievaluasi setiap tiga tahun sekali dan dapat ditinjau ulang peruntukannya.

Berdasarkan dokumen yang didapat VIVAnews.com berupa draft Rancangan Peraturan Daerah DKI Jakarta tentang Manajemen Kebutuhan Lalulintas Melalui Pembatasan Kendaraan Bermotor, pelaksanaan ERP dikenakan bagi semua jenis kendaraan bermotor.

Jenis kendaraan yang tidak dikenai jalan berbayar adalah mobil ambulans, mobil patroli polisi, transportasi umum termasuk busway, bus dan angkot. Selain itu, kendaraan yang dipakai dalam perawatan dan perbaikan jalan juga gratis lewat jalan berbayar.

Tapi, dalam aturan baru ini, taksi, bajaj dan motor yang dipakai sebagai sarana angkutan atau ojek juga harus membayar saat lewat ERP.

Waktu pemberlakuan ERP pada pagi hari mulai dari pukul 07.00 hingga pukul 10.00 WIB. Pada siang hari, dari pukul 12.00 sampai 14.00 WIB, dan pada sore hari pada pukul 16.00 hingga 19.00 WIB.

Pembagian waktu pemberlakuan jalan berbayar atau ERP, nantinya akan berpengaruh kepada perhitungan tarif. Selain itu jenis kendaraan yang digunakan saat masuk kawasan ERP.

Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo menyatakan sistem ERP diterapkan karena DKI kekurangan dana untuk membenahi moda transportasi massal.

"ERP harapan kami semua. Kami kekurangan dana untuk memajukan transportasi publik. Polanya ada tapi kendala keuangan dan regulasi selalu ada," ujar Fauzi Bowo.

Menurut mantan Wakil Gubernur era Sutiyoso ini, kendala terbesar mengatasi masalah kemacetan ibukota tak lain dari pengendalian jumlah kendaraan pribadi. Foke, begitu sebutan Fauzi Bowo, memaparkan setiap harinya kendaraan motor roda dua bertambah hingga 1.500 dan mobil 509.

"Kota-kota yang sudah menjalani ERP tidak menghadapi masalah yang kita hadapi, seperti pertumbuhan kendaraan pribadi," keluhnya.

Lihat Juga: Video Pelecehan Seks di Bus Transjakarta
• VIVAnews


12-13-2010 09:00 AM
Find all posts by this user

Thread Closed 


Possibly Related Threads...
Thread: Author Replies: Views: Last Post
  Jakarta di hebohkan Taksi Ferrari & Porsche Gogol_HT 1 1,888 07-15-2012 12:16 PM
Last Post: *******
  Naik Ojek ke Istana Bogor, Dahlan Iskan 'Dihadang' Paspampres black_roses 9 3,391 12-25-2011 05:32 AM
Last Post: black_roses
  Tukang Ojek Wajib Sediakan Helm Bagi Penumpang! stevan 8 3,241 12-20-2011 12:08 PM
Last Post: ivanweweh
  Irwan Nyolong Motor Tukang Ojek Buat Kawin nozomi.ryota 14 3,158 12-05-2011 10:23 AM
Last Post: elroses