EO Community : Komunitas Event Organizer Indonesia | Meet, Share & Discuss |



Post Reply 
 
Thread Rating:
  • 1 Votes - 1 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
 
Banjir Keringat di Konser Hatebreed senayan
 
Share to: Facebook Twitter StumbleUpon Send
 to Google Buzz Send to LinkedIn
Author Message
kaskuser Offline
Sobat Baru

Posts: 23
Joined: Oct 2010
Reputation: 3
  

 
Post: #1
Thumbs Up Banjir Keringat di Konser Hatebreed senayan
Kamis, 28/10/2010 01:18 WIB
[Image: Hatebreed2285.jpg]
Jakarta - Makin malam aroma ruangan hal Basket Senayan, Jakarta Selatan, Rabu (27/10/2010) semakin tidak karuan. Kontan saja, rupanya band metalcore Hatebreed tengah beraksi dengan "brutal" untuk penggemarnya.

Jakarta menjadi salah satu tempat yang disinggahi band asal Connecticut, Amerika itu dalam 'Rise Brutality Asian Tour 2010' mereka. Hatebreed pun berlaga dengan sangat total.

Sekitar 1.500 orang menjadi saksi kebrutalan band yang digawangi Jamey Jasta, Frank Novinec, Wayne Lozinak, Chris Beattie dan Matt Byrne itu. Mereka membawakan hampir sekitar 20 lagu tanpa basa-basi.

Sesekali sang vokalis menyapa penggemarnya dan berterimakasih bisa tampil di Jakarta. Dengan cadas, mereka juga membawakan lagu-lagu lawas dari album perdananya, 'Satisfaction Is the Death of Desire' yang dirilis pada 1997.

Hatebreed memulai aksi mereka sekitar pukul 20.55 WIB. Sebelumnya band Paper Gangster jadi band pembuka selama 30 menit. Band hardcore tersebut berhasil memanaskan arena konser sebelum akhirnya Hatebreed ambil bagian.

Kembali ke Hatebreed, penonton dibuat menggila dengan lagu-lagu band yang dibentuk pada 1994 itu. Mereka berjoget dengan banyak gaya. Dari mulai moshing, membuat lingkaran besar di tengah arena konser, dan tentu saja mereka melakukan headbanger sepanjang konser.

Mengepalkan tangan di udara dan mulai menari tanpa melihat kiri kanan. Mereka yang harus sakit badan karena tersikut sudah jadi risiko. Toh nyatanya mereka tidak lelah justru semakin semangat menari.

Sang vokalis juga berkali-kali mengajak penggemarnya bernyanyi bersama juga mengulurkan tangan. Aroma tubuh penuh keringat pun semakin terasa. Namun bagi mereka, keringat yang bercucuran itu justru bukti dari kepuasan.

'Live for This' dan 'I Will be Heard' dipilih sebagai lagu terakhir dari mereka. Teriakan penuh kepuasan pun menggema di konser yang digelar promotor Lian Mipro tersebut. Bau badan bisa jadi nomor sekian bagi mereka yang tentu saja kebanyakan nonton konser Hatebreed mengenakan kaus hitam.

Konser Hatebreed boleh dibilang nyaris sempurna. Tata lampu dan suara pun lumayan bisa menyampaikan pesan dari lagu-lagu mereka dengan baik.

Sayangnya, lagi-lagi konser band metal harus diwarnai kejahatan. Tidak sedikit penonton yang kehilangan dompet, ponsel juga kamera. Bahkan ada penonton yang mengaku tasnya disobek secara paksa. Jika kriminal seperti itu selalu terjadi dalam konser band metal, bagaimana industri musik tersebut dipercaya banyak orang ya? Hmmm..
(yla/yla)
detik.com

Hatebreed : Prihatin Bencana Alam Indonesia

“Sebelumnya kami mendapat berita mengenai angin taufan (badai) yang melanda Indonesia, tetapi kami tidak menyangka jika ada tsunami dan letusan gunung berapi. Cukup prihatin mendengarnya, tetapi semoga saja kami dapat membantu membangun semangat masyarakat Indonesia untuk bangun kembali dari bencana ini,” papar Wayne Lozinak dalam konferensi pers konser mereka di radio Prambors Jakarta beberapa saat yang lalu.


10-28-2010 02:48 AM
Find all posts by this user Quote this message in a reply

Post Reply